Jumat, 20 Februari 2009

Materi Ta'lim ; SUNNAH FITRAH

Berikut ini adalah materi Ta'lim yang diberikan Ukhtiy Ni'mah, ba'da ashar kamis 19 Februari 2009. Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi kita semua dan Insya Allah menambah ilmu kita. Amiiiin...

Agama islam adalaha agama yang sempurna dan telah mengatur berbagai macam perkara yang akan mendatangkan kebaikan bagi setiap hambanya. Diantaranya adalah tentang Sunnah Fitrah. Sunnah Fitrah adalah suatu tradisi yang apabila dilakukan akan menjadikan kita sesuai dengan tabiat yang telah Allah tetapkan bagi para hambanya. Dan Allah menimbulkan rasa cinta (mahabbah) terhadap hal hal tersebut.

Sunnah Fitrah ini merupakan kebiasaan yang sudah dilakukan orang2 mukmin terdahulu. Allah tabiatkan pada manusia untuk melakukannya dan mengaggapnya sebagai suatu hal yang indah. Selain itu sunnah fitrah ini juga akan mendatangkan faedah yaitu memperindah penampilan, membersihkan badan, menjaga kesucian, membedakan dari simbol orang kafir dan melaksanakan perintah syariat.

Adapun dalilnya diantaranya adalah, Hadist dari Abu Hurairah "ada lima macam fitrah, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku dan mencabut bulu kemaluan" (HR. Bukhari )

1. Khitan

berkhitan adalah memotong kulit yang menutupi kepala/ujung kemaluan laki laki dan memotong kulit bagian atas kemaluan perempuan. Tujuannya agar sehat, bersih dan tanpa mengurangi kenikmatan dalam berhubungan suami istri.
Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa nabi Ibrahim berkhitan setelah mencapai usia 80 tahun.

Hukum Khitan (ada 3 pendapat)
- Wajib bagi laki laki dan perempuan
- Sunah bagi laki laki dan perempuan
- Wajib bagi laki laki dan Sunah bagi perempuan

Ada perbedaan pendapat ttg hukum khitan bagi perempuan. Paling tidak hukumkhitan bagi perempuan adalah sunah dan yang paling baik melakukannya dengan tujuan sebagaimana perkataan Syeikh Ibnu 'Utsaimin yaitu untuk mengurangi syahwatnya.

2. Mencukur bulu kemaluan ( Istikhdaad)

adalah mencukur bulu yang tumbuh disekitar kemaluan dengan sesuatu yang tajam. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memotong/menggunting, mencukur habis atau dengan mencabutnya. Tujuannya agar tubuh menjadi bersih, sehat dan indah.

3. Memotong/merapihkan kumis (Qoshusyarib)

adalah dengan cara momotong sependek mungkin. Tujuannya supaya rapih, bersih dan sebagai pembeda dengan orang kafir.

4. Memotong kuku (taqliymul azhofiy)

adalah dengan cara memotongnya dan tidak membiarkannya panjang. Tujuannya supaya terlihat rapih, bersih dan sebagai pembeda dengan binatang buas yang memiliki kuku yang panjang.

5. Mencabut bulu ketiak (nataghul ibthi)

yaitu menghilangkan bulu bulu disekitar ketiak dengan cara dicukur, diguntung atau dicabut. Tujuannya supaya bersih dan menghilangkan bau yang bersumber dari ketiak.


Kapan sunnah2 fitrah ini dilakukan? kapan saja sesuai dengan kebutuhan. Namun sebaiknya tidak dibiarkan lebih dari 40 hari. Menurut hadits, Rosululloh melakukannya seminggu sekali tiap hari jumat dan tidak membiarkannya lebih dari 40 hari.
(Mohon maaf bila ada kesalahan dan kehilafan. Semoga bermanfaat.)


Rabu, 18 Februari 2009

20 Tips hidup bahagia dan sukses

Bahagia dan sukses adalah dambaan semua insan. Untuk meraihnya perlu beberapa trik yang bisa kita jalankan

1. Bersyukur bila mendapat nikmat

Allah SWT pasti menambah nikmat andai kita pandai bersyukur. Ketika kita banyak mengucap syukur, Insyaallah rejeki akan datang dari berbagai arah karena Allah maha Kaya dan maha pemberi nikmat.

2. Tawakalbila mempunyai rencana

Suatu pekerjaan yang istiqomah dilakukan, Insyaallah akan membuahkan hasil. Dan Allah maha tahu yang terbaik kapan rencana kita akan dapat berjalan sesuai dengan harapan kita.

3. Jangan Menyesal atas kegagalan

Ketika gagal mendera, jangan terpuruk. Segeralah bangkit untuk mencari jalan yang lebih baik dari sebelumnya. Allah maha menatap segala ikhtiar kita dan tahu apa yang terbaik untuk kita.

4. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan

Dalam Al quran jelas tertera, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Jadi tak ada yang perlu ditakutkan kan? Janji Allah pasti! Yakinlah, jalan indah akan terbuka setelah kita melewati masa masa penuh ujian.

5. Jangan sombong bila sudah memperoleh kesuksesan

Ingat, Allah bisa sewaktu waktu mencabut semua nikmat yang telah diberikanNya, termasuk sukses yang sedang kita rasakan. Sukses yang kita raih bukan karena kehebatab kita tapi karena kemurahan Allah SWT.

6. Jangan ambisius akan suatu kedudukan

Ambisi yang berlebihan hanya membuat batin kita lelah. Lakukan segalanya dengan cara yang baik dan lurus.

7. Jangan mencampuri harta kita dengan harta yang haram

Harta haram tidak akan membuat hidup kita bahagia karena jauh dari ridha Allah. Lebih baik sedikit tapi berkah dari pada banyak tapi tidak barokah!!

8. Jangan biasakan melakukan dosa dosa kecil

Jika kita terbiasa dengan dosa kecil maka dosa besar akan mudah kita lakukan. Jika hidup berkubang dosa, ketentraman tidak akan pernah ada.

9. Jangan ada rasa takut kecuali hanya pada Allah

Allah SWT adalah pemilik kehidupan, maha menggemgam segalanya. Hanya pada Allah lah segala rasa takut kita tercurah.

10. Cintai seseorang dengan tidak berlebihan

Cinta sejati dan hakiki hanya untuk Allah karena Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. Saat kita mencintai seseorang dengan berlebih lebihan, yakinlah suatu saat hanya kecewa yang akan kita dapatkan.

11. Menikah jika telah siap segala galanya

Menikah Insyaallah akan bisa memberikan ketenangan dalam hidup kita. Apalagi dapat mewujudkan rumah tanga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Untuk yang belum menikah, masukan agenda menikah sebagai prioritas.

12. Hargai waktu dan Disiplin

Dengan mengingat surah Al Ashr Insya Allah kita akan bisa menghargai waktu dengan maksimal agar kita tidak menjadi orang yang merugi. Kelak setiap detik waktu yang kita miliki diminta pertanggung jawabannya ole Allah.

13. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga

Sesibuk apapun kita jangan sampai meninggalkan kemesraan dalam keluarga. Karena keluarga adalah bagian dari kehidupan kita. Jadikan keluarga kita sebagai surga dalam kehidupan kita.

14.Jauhkan diri daru Hutang

Banyak hutang tidak akan membuat hidup kita tentram. Jangan biasakan berhutang kecuali dalam keadaan sangat terpaksa. Terapkan hidup sederhana sesuai dengan kemampuan kita.

15. Ingat, dunia hanya sementara

Sadari bahwa hidup ini hanya sesaat, sehingga kita harus memanfaatkan dengan sebaik baiknya.

16. Tahajud, berdoa, istighfar dan baca Al quran

Bangun tengah malam, mengadu pada Allah segala permasalahan kita, istighfar dan ditutup dengan membaca Al Quran Insya Allah akan membawa hidup kita menjadi lebih tenang dan bahagia.

17. Maafkan orang lain

Allah SWT yang Maha Sempurna sja selalu memaafkan semua kesalahan hamba hambaNya. kenapa kita makhluk yang lemah harus sombong dengan tidak mau memaafkan kesalahan orang lain..???

18. Jangan benci pada orang yang membenci kita

Benci pada orang lain hanya akan membakar hati. Tiada satupun manusia yang sempurna di dunia ini. Andai mereka mempunyai sifat yang kurang baik, jangan benci mereka.

19. Ringankan beban orang lain

Berbagi akan membuat hidup kita jadi lebih berarti. Mulailah berinteraksi dengan sesama untuk berbagi dan saling menolong satu sama lain.

20. Lihat orang yang lebih miskin dari pada kita

Dengan melihat ke bawah, menatap orang orang yang jauh kurang beruntung hidupnya dibanding kita, akan membuat hati kita senantiasa bersyukur dan bahagia. 

(majalah Shaff No. 21 edisi Januari 2009)

Sabtu, 14 Februari 2009

Tanggal 14 Februari buat saya....

Pink. Valentine... itu pasti yang ada dipikiran orang orang terutama cewek2 abg kalo ditanya apa hubungannya dengan tanggal 14 Februari. Jujur aja ya, dulu waktu jaman saya smp dan sma saya juga pernah ngerasain eforianya valentine. Menghayal dikasih apa ya ama pacar...?? ato diajak jalan2 kemana ya..?? padahal seumur hidup nggak pernah dikasih hadiah valentine ato diajak jalan2 ketempat romantis hahaha... harapan tinggal harapan...

sekarang kalau ditanya apa saya masih merayakan valentine..? tentu saja tidak! walaupun saya menghargai orang2 yang merayakannya (mereka harus punya opini yang masuk akal ttg hal ini). tapi kalu ditanya apakah ada hal yang spesial di 14 Februari..?? pasti saya jawab iya!! tanggal 14 Februari adalah tanggal yang sangat berkesan buat saya. Tanggal yang secara tidak sengaja dipilihkan oleh orang tua sebagai hari yang istimewa khususnya untuk saya.


12 tahun yang lalu pada tanggal 14 Februari ba"da ashar, saya menikah dengan pacar saya (sejak tanggal itu dia jadi suami saya) tepatnya di Masjid Sunda Kelapa Jakarta. Sedih, haru , seneng dan lain lain jadi satu campur aduk namun demikian saya juga harus tetap menjaga make up saya agar tetap ditempatnya supaya tetap kelihatan cantik hehe...
Hari itu Alhamdulillah semua berjalan sempurna.


Setahun setelah pernikahan, kami dikarunia seorang putra, Malik. Saya tinggal dirumah mertua selama 2 tahun. Semua berjalan lancar, tidak pernah ada konflik antara saya dan mertua. Insyaalloh selamanya. Setelah 2 tahun akhirnya kami punya rumah sendiri (dibeliin mertua. Makasih ayah..). Enaknya punya rumah sendiri. Rumah yang biasa aja tapi nyaman banget didalamnya. Hangat ketika dingin dan dingin ketika panas.Baiti Janati. Home sweet Home.Punya rumah sendiri jadi semangat punya anak lagi. Ketika Malik 6 tahun,lahir lagi anak kedua kami, Fathan, jagoan. Ups.. belum selesai...3 tahun kemudian lahir lagi, Ariel, jagoan lagi. Akhirnya sekarang kami jadi berlima yang tadinya hanya berdua. Saya tetap paling cantik dirumah.

Sekarang, 14 Februari 2009, berati sudah 12 tahun kami hidup sebagai keluraga. Gak terasa ya?Masa pacaran yang nggak seberapa lama masih saya ingat. Hari penikahan juga masih saya ingat betul tiap detailnya. Sekarang saya dirumah sebagai istri dan diamanahi tiga orang anak laki laki dan saya sangat bahagia. Saya jadi ingat sticker yang tergantung di dapur rumah kaka saya. Tulisannya kalo gak salah....

Having a place to go is HOME
Having a someone to love is FAMILY
Having both is a BLESSING

Bener banget...Akhirnya saya cuma bisa berucap, Alhamdulillah terimakasih Allah atas keluarga yang telah Engaku pilihkan untukku. Berikan aku kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menjaga amanah yang Engkau berikan. Buat bang ispi, makasih atas kesabaran, kesetiaan dan cinta yang tidak banyak menuntut. Insyaallah kita akan terus bersama selama Allah mengizinkan. Buat anak2ku tercinta, selalu doakan ayah dan ibu ya.. semoga ayah dan ibu menjadi orangtua yang diridhoi Allah agar kita kelak bersama sama dapat mencapai Jannah Nya. Amiiin Ya Robb...

Sabtu, 31 Januari 2009

Berburu sekolah...

Gak terasa tahun ajaran baru uda mulai dekat. Sebagai orang tua yang mempunyai anak usia sekolah sudah pasti saya mulai berpikir, kira kira dimana sekolah yang tepat untuk anak saya. Kebetulan saya punya dua orang anak yang tahun ini masuk sekolah secara bersamaan dan satu orang balita. Si abang, Malik (11th) Insyaallah masuk SMP dan adiknya, Fathan (6 th) Insyaallah masuk SD. Dua orang anak masuk sekolah secara bersamaan tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi saya optimis Insyaallah Allah membukakan jalan dan memberikan rizki untuk pendidikan anak-anak kami.
Sebenarnya banyak sekolah-sekolah baik yang ada di lingkungan tempat tinggal kami. Dari sekolah Negeri hingga sekolah swasta dengan embel embel Internasional atau Terpadu. Diantaranya SMPN 2 Pamulang, Madrasah Pembangunan UIN, Al azhar pamulang, Al azhar BSD, Al zahra Indonesia  dsb. Saya pun sudah mulai melirik sekolah sekolah ini. Satu persatu saya analisa, dipelajari kemudian saya coret dari daftar atau saya kaji ulang. Banyak alasan yang menjadi latar belakang. Misalnya, akses menuju sekolah yang macet, biaya yang muahal, jam belajar dan muatan kurikulumnya. Pengennya sih dapat sekolah yang baik kualitasnya, murah biayanya dan mudah aksesnya. Tapi dimana ya tuh sekolah??..hehe... (Ngarep banget...)
Anak saya, Malik, saat ini masih duduk dikelas 6 Ibtidaiyah Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Dia uda wanti wanti ama saya gak mau masuk sekolah ini lagi, bosen katanya (sekolah ini ada tingkat tsanawiyah dan aliyahnya). Sedangkan adiknya, gak masalah sekolah dimanapun yang penting masuk SD katanya. oke, pendapat anak anak sudah saya minta dan keputusan terakhir tetap ditangan saya dan suami. 
Satu persatu saya datangi sekolah yang masuk kualifikasi saya . Saya lihat fisik gedungnya dan fasilitas sekolah tersebut. Setelah itu saya catat tanggal pengambilan formulir dan pengembalian formulir. Trus saya jadi berpikir sebenarnya sekolah mana yang akan saya pilih? Menginngat mahalnya harga formulir pendaftaran yang berkisar diangka 200-300 ribu berarti saya harus secepatnya mengambil keputusan.
Akhirnya setelah saya timbang timbang dengan matang, maka saya putuskan Insyaallah saya akan mendaftarkan kedua anak saya tersebut ke Madrasah Pembangunan UIN Jakarta. Walaupun awalnya si abang, Malik agak males malesan dengerin alasan saya kenapa saya ingin dia masuk sekolah disitu lagi tapi akhirnya dia mengerti dan bisa menerima alasan saya. Kenapa saya memilih sekolah ini? karena pertama, saya ingin anak saya mendapatkan pendidikan agama islam yang lebih dalam disekolah (kelas 4 Malik udah khatam quran. Sedangkan saya...? waktu kuliah..!!), secara kurikulum pendidikan dasar sekolah ini berkualitas (sekolah ini adalah Labschool nya UIN) dan juga penting, sekolah ini lumayan dekat dengan rumah. Tetapi ada juga hal yang tak kalah penting, koq uang pangkalnya mahal banget ya..?
Jadi Insyaallah besok senin 2 februari saya akan datangi Madrasah Pembangunan UIN Jakarta untuk mendaftarkan anak anak saya dan Insyaallah anak anak saya diterima menjadi siswa disana dan saya juga sangat berharap saya dapat diskon besar karena dua anak orang anak saya masuk sana hehe...
Go Malik Go Athan..Doa ibu menyertai kalian...

Minggu, 25 Januari 2009

Kangen...

Sudah beberapa hari ini saya merasa kangen sekali dengan kota tempat saya kuliah dulu. Kota yang banyak memberikan pelajaran buat saya. Pelajaran tentang kemandirian, kesepian, kehilangan dan kekelurgaan. Kota ini memberikan sejuta kenangan buat saya. Ingin rasanya kembali ke 17 tahun silam, dimana saya baru mulai kuliah. Tanpa merubah apapun. Hanya ingin menikmatinya sekali lagi.
Saya kuliah di sebuah kota dijawa timur. Kota Malang. Kota berhawa sejuk yang sangat indah. Tapi tidak demikian pandangan saya waktu tiba pertama kali di kota ini. Malang adalah kota yang asing, dingin kalau malam tapi ampun panasnya kalau siang. Kota yang minim hiburan (karena saya dari Jakarta gitu loh..) dan kota yang sepiiiii (karena pacar saya nun jauh di Jakarta...) Pokoknya gak ada enak2nya. Apalagi saya tinggal sementara dirumah saudara saya yang agak cerewet. Bete banget kan..? 
Akhirnya tidak begitu lama saya dapet kost yang gak gitu jauh dari kampus. Tempat kos saya ini terletak dipinggir jalan raya propinsi, tepatnya Jl. MT Haryono 56 didaerah Dinoyo. Sekilas biasa aja tempat kos ini. Gak ada halaman, langsung pintu kaca riben. Begitu masuk terlihat ruang tamu standar (ternyata ini ruang tamu paling bagus diantara tempat2 kos yang lain..). Dibelakang ruang tamu barulah rumah pemilik kost. Rumah yang besar dan bagus. Dibelakang sekali terdapat musholla yang terbuka yang menyatu dengan taman yang indah. Sedangkan kamar kos saya terletak dilantai atas. Ada lima kamar dan semuanya menghadap ketaman yang ada dibawah. Ternyata saya adalah penghuni pertama tempat kost ini. Kemudian satu persatu mulai berdatangan calon teman2 saya. Akhirnya...penuhlah tempat kos ini dengan  8 orang cewek dari berbagai daerah.
Pemilik tempat kos ini adalah sepasang suami istri keturunan arab. Mereka sangat baik, tapi juga sekaligus over protective. Mungkin mereka merasa diberi amanah (karena mereka tidak punya anak)oleh orang tua kami jadi amanah itu benar2 dipegang dan tak ada toleransi. Misalnya gini, pintu kos akan ditutup setiap jam 9 malam. Tapi nyatanya jam 8 malam tuh rolling dor uda ditutup. Gak boleh terima telfon dari laki2 siapapun itu. Kalo malam harus ngaji dan suaranya harus kedengeran ibu kos dibawah. Di kamar mandi gak boleh nyanyi karena itu tempatnya setan. Dan banyak lagi peraturan2 yang aneh. Tapi ada juga yang asik dari ibu kost yaitu tiap pagi kita dapat teh hangat plus sarapan pagi. Kalau hari biasa kue2 seperti roti mariam, ketan, roti bakar dsb. Kalau hari minggu kami dapat nasi goreng, nasi campur atau nasi soto. Dan itu semua Gratiss....!! Juga kalau bulan puasa kita bisa sahur atau buka puasa  dengan menu yang baik.Tapi ini gak gratis.
Jadilah kita ber 8 orang ini teman yang baik, temen yang akrab satu sama lain dan saling percaya. Beda sifat, karakter dan fakultas. Tapi itu gak masalah. Buktinya, selama saya tinggal dikost gak pernah tuh ada anak kost yang ribut besar atau kehilangan barang berharga padahal pintu kamar seumur hidup gak pernah dikunci. Kami juga gak pernah sedih malah banyak ketawa dan banyak bercanda. Walau begitu, kami juga rajin belajar. Buktinya IP selalu diatas tiga.
Teman2 saya inilah yang membuat saya akhirnya betah di Malang. Apalagi akhirnya saya bisa menemukan hal2 yang asyik disini seperti tempat jajanan yang asik, tempat jalan2 yang seru atau dapat pacar baru. Semua saya lalui bersama teman2 saya. Jajan rame rame naik motor atau angkot ke pulosari, dempo atau rujak semeru dan pecel kawi. Jalan jalan ke Batu (kesegala macam cuban), selecta, songgoriti dan kekebun apel. Ngenalin pacar baru keteman2 dan harus ikhlas menerima segala macam hinaan dan celaan (apalagi kalo tuh cowok bukan anak Brawijaya..Abis deh dicelaain!). Atau saling menghibur kalau diantara kita ada yang putus dan berjanji akan mencarikan pacar buat  si teman.
Pernah juga suatu hari ayahnya teman kost saya meninggal dunia. Ibu kost meminta saya menemani teman saya ini pulang ke rumahnya dibanyuwangi. Padahal malam sudah larut dan teman saya gak tau kalau ayahnya meninggal. Jadilah malam itu saya pergi ke banyuwangi bersama teman saya yang heran kenapa dia disuruh pulang oleh ibu kost. Pagi harinya saya balik lagi ke Malang karena harus kuliah. Tapi Alhamdulillah sedikitpun saya tidak merasa berat karena ini untuk teman saya. Insyaalloh saya ikhlas.
Banyak sekali yang masih saya ingat ttg teman2 saya ini yang bikin saya kangen sama mereka. Ada yang hobinya ngelulur, ada yang seneng nyanyi bareng iwan fals tapi suaranya  selalu ngeduluin iwan fals, ada yang irit buat makanan tapi boros kalo nyuci photo, ada yang jempol kakinya selalu bengkak (Kenapa ya..), ada yang pake sarung mulu, dan segala macem kebiasaan yang dulu nyebelin tapi kalo diinget sekarang bikin kangen dan bikin saya senyum senyum sendiri. Atau ngintip dari atas cowok2 yang dibawa bapak kost untuk makan siang dirumahnya selepas sholat jumat. Hm...baik banget ya si bapak kost ini...
Saya tidak pernah pindah kost. Dari masuk kuliah sampai lulus. Demikian juga dengan teman2 saya ditiga tahun terakhir saya dikost tersebut (saya kost selama 4 tahun setengah). Jadi teman2 saya ya itu itu aja alias dia dia lagi. Jadi kami sangat dekat sekali seperti kelurga. Begitupun hubungan kami dengan ibu kost. Walaupun banyak peraturan yang aneh tapi kami tetap tunduk karena kami punya seribu satu siasat. Kalau habis dinasehati oleh ibu kost, kami langsung kasak kusuk berencana mau pindah kost. Tapi begitu pagi setelah minum teh plus sarapan  roti mariam gratis, hilang deh ide pindah kost. Menguap begitu saja...
Ini semua yang bikin saya kangen sama Malang. Kangen sama kamar saya, kangen sama teman2 saya, kangen sama ibu kost dan almarhum bapak kost yang baik sekali, kangen sama kampus, kangen sama rujak semeru dan pecel kawi. Pokoknya saya kangen sama Malang. Malang adalah rumah kedua saya. Dosen saya pernah bilang, tempat kita menuntut ilmu adalah salah satu dari tiga tempat yang tidak bisa kita lupakan. Bener banget. Saya baru rasakan sekarang
Saat ini sudah 12 tahun saya meninggalkan kota malang, meninggalkan kamar kost saya,berpisah dengan teman teman dan kembali ke Jakarta. Dan selama itu pula saya belum pernah lagi bertemu dengan teman teman saya secara fisik tapi Alhamdulillah secara hati kami dekat karena kami msh bisa berkomunikasi. Insyaalloh suatu hari nanti Allah memprtemukan kita kembali. Agar hilang rindu dihati. 
Dn saya  Insyaalloh akan tetap mengingat setiap detail kenangan bersama teman2. Kenangan yang akan saya ceritakan kelak pada anak2 saya.... 

Kamis, 22 Januari 2009

Nama saya Shirin..

Nama saya Shirin. Shirin apa..?? Ya Shirin aja. Oke deh.. Shirin Murad Harris. Nama belakangan itu adalah nama bapak saya. Saya tambahin biar kelihatan panjang dan orang gak nanya2 lagi. awalnya saya sedikit jengkel sama orang tua saya. Kenapa nama saya singkat banget? dan eye catching banget. Dari SD sampe kuliah saya selalu deg degan punya nama kayak gini. Contohnya gini, kalau misalnya guru atau dosen uda bilang gini, " oke saya panggil acak ya...gak sesuai absen!!". Uda pasti saya orang pertama yang gemeteran. Karena uda pasti saya pasti kena panggil. Kalau dipanggil cuma untuk memperkenalkan diri atau disuruh nyanyi sih oke aja tapi kalau uda disuruh baca puisi (dengan penuh penghayatan pula.. ) atau disuruh ngitung warisan atau pajak penghasilan seseorang yang punya satu istri dan 3 orang anak (materi waktu kuliah dulu..), ini baru yang bikin ribet atawa puyeng. Tapi mau gimana lagi...?? itu nama pemberian orang tua saya. Pastinya itu buah pemikiran mereka selama menantikan kelahiran saya. Buah pemikiran yang ditimbang timbang, dirasa rasa setelah itu di putuskan bahwa saya diberi kehormatan memakai nama Shirin. Oh my God....! Kenapa sih nggak Shirin agustina (mungkin karena lahir bulan agustus) atau Shirin Puspitasari (seperti nama sahabat saya). Kalau agak panjang sedikit kan nama saya nggak cepet ketangkep ama guru atau dosen.

Saya pernah bertanya pada orang tua saya apa arti nama saya? mereka bilang,Shirin adalah nama sepasang kekasih ditanah persia seperti romeo dan juliet dibarat sana. Sedangkan pasangannya si shirin ini adalah Farhat (Farhat abbas..??).  Saya penasaran, masa' sih cuma gitu doang? Akhirnya setelah saya cari tau  ternyata Shirin adalah seorang wanita pejuang dizaman Rasululloh. Kalau judulnya wanita pejuang uda pasti seorang wanita gagah berani dan cantik pula sekelas juliet. Saya jadi berpikir, bagus juga nama saya beserta arti dan latar belakangnya. Unik dan nggak ada yang nyamain. Jadi kenapa saya harus malu punya nama seperti itu? Malah sekarang, ada orang yang nyamain nama saya (artis lagi...) Yupp..Shireen Sungkar. Buat Shireen sungkar, apapun ejaan tulisan nama kamu pasti ortu kamu manggilnya Shirin kan...??